Uncategorized

Tiga Pembina Pramuka Tersangka Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi,dihukum ancaman 5 tahun penjara

Editor:Huta | Grafis: Effendi| GR

Sleman, Jarraksulawesi.com,- Polres Sleman akhirnya menghadirkan tiga tersangka yang bertanggung jawab atas tragedi siswa SMPN 1 Turi yang hanyut saat susur Sungai Sempor, Donokerto, Turi, Sleman pada Jumat (21/2). Tragedi itu mengakibatkan 10 siswi tewas.

Polres Sleman Kompol M Akbar Bantilan mengungkapkan pihaknya telah menahan tiga orang tersangka. Masing-masing yakni Isfan Yoppy Andrian (36) warga Caturharjo, Sleman, Riyanto (58) warga Turi, Sleman, dan Danang Dewo Subroto (58) warga Ngaglik, Sleman.

“Dari hasil pemeriksaan, kami menilai perannya ada pada ketiga sosok yang kita tetapkan sebagai tersangka. Jadi ketiganya ini sebagai Pembina Pramuka di SMPN 1 Turi,” ujar Akbar Bantilan saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Selasa (25/2/2020).

Jadi Riyanto ini sebagai ketua pramuka di sekolah tersebut dan Yoppy serta Danang itu anggota yang juga bertugas sebagai pembina,” katanya menambahkan.Akbar menjelaskan, dari tiga tersangka dua di antaranya merupakan PNS. Sedangkan seorang di antaranya merupakan pegawai swasta.

Polisi memastikan proses hukum akan terus berlanjut. Pihaknya juga masih mengumpulkan saksi-saksi dan barang bukti baru.

Proses ini masih terus kita tindak lanjuti. Mengumpulkan saksi dan lain-lain. Ini merupakan peristiwa besar di Sleman dan kami akan berhati-hati dalam menangani kasus ini,” ungkapnya.

Akibat kelalaian itu polis menjerat ketiga tersangka dengan dua pasal. Yakni pasal 359 KUHP dan 360 KUHP.

“Akibat lalai, kami jerat dengan dua pasal, 359 dan 360 KUHP ancamannya lima tahun,

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close