Teknologi

Sudut IT: Indonesia makin dilirik menjadi pusat “Data Center” oleh Facebook dan Google

MAKASSAR – JARRAKPOSSULAWESI.COM – Kemajuan economi digital di Indonesia telah menarik perhatian raksasa teknologi digital dunia, yakni Facebook dan Google untuk segera membuka data center di Indonesia.

Hal ini di konfirmasi oleh menteri komunikasi dan informasi (Menkominfo) Johnny G Plate di Istana negara di Kamis (5/12/2019).

Merespon minat raksasa industri teknologi ini, menurut Menkominfo Indonesia harus menyiapkan Undang-undang Perlindungan Data pribadi (UU PDP) yang disebut juga GDPR Indonesia. “UU PDP ini akan diserahkan akhir tahun ini ke DPR, dan di harapkan dapat di rampungkan pada tahun 2020 sebagai persyaratan kesiapan regulasi dan perundang – undangannya; kita sudah tertinggal dari negara lain dalam hal UU ini.” kata Johnny di Kantor Kominfo, pada 6 Desember 2019.

BACA JUGA : Spesifikasi Laptop Lenovo Yoga 520

Selanjutnya menurut Menkominfo dengan kehadirin Data Center dari raksasa teknologi dunia di Indonesia, akan mempercepat rencana integrated data center pemerintan di Indonesia dari pusat dan daerah, karena saat ini tersebar dalam 9 hingga 10 ribu data center di Indonesia sehingga hal ini menghambat alur informasi yang cepat dan akurat.  Untuk lokasi ideal bagi data center antara lain Batam, Bekasi, Manado, dan juga ibu kota baru. Meski demikian, ia tidak menjelaskan secara rinci kapan dan di mana tepatnya data center ini akan dibangun. “untuk waktu tepatnya dibukanya tanya ke mereka saja. Tapi kalau mereka sudah investasi di sini kan bagus,” pungkas Johnny.

Sebelumnya pemerintah telah memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE).  (Sumber: Infokomputer/ Kompas/ Okezone)

Jarrakpossulawesi.com/Arte

Editor : Botski

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close