News/BeritaTrending News

Pelaku Asusila Berhasil Diamankan Kapolsek Bangkalan, Setelah Di Kejar Ratusan Massa

JENEPONTO – JARRAKPOSSULAWESI – Pelaku dugaan pelecehan seksual yang terjadi di kampung Mallasoro, Kelurahan Bontorannu  Berhasil di ringkus Kepolsiian Sektor (Polsek) Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Kapolsek Bangkala, AKP Bachtiar mengatakan terduga pelaku berhasil diamankan satu jam setelah kejadian, kami mendapat informasi bahwa pelaku sedang melintas ke arah Takalar dengan menggunakan sepeda motor dan diduga pelaku diketahui inisial, RN. Ia kabur setelah diduga melakukan perbuatan pelecehan cabul terhadap perempuan inisial, ID di kampung Mallasoro.

Sebelumnya ratusan massa sempat melakukan eksekusi terhadap rumah pelaku dan sebagian dindingnya pun sudah dibongkar oleh warga. Namun beruntung pihak kepolisian Polsek Bangkala yang dipimpin AKP Bachtiar sigap berada di tempat kejadian melakukan pengamanan dan memberikan pemahaman dihadapan ratusan massa lengkap dengan senjata tajam mereka.

Menurut Kapolsek, keluarga korban tak terima atas perbutan tersebut. Karena baginya anggap kasus ini suatu tindakan “SIRI” (perbuatan sangat memalukan bagi keluarga korban) yang tidak bisa ditoleransi.

BACA JUGA : Perseteruan Uya Kuya dengan “NYAI” Nikita Mirzani

Dari pengakuan korban sendiri saat ditanya oleh polisi di atas rumahnya. Diakunya korban di remas oleh pelaku pada bagian tubuhnya yang sensitif.

Saat itu pula korban merasa dipermalukan, sehingga naik di rumahnya dan langsung masuk ke kamar. Akan tetapi pelaku mengikutinya naik di rumah dan masuk pula di kamar korban. sehingga korban memanggil saudara perempuannya bermana, Mantang.

“Dia masuk di kamarku, jadi saya panggil saudaraku karena mau kurang ajar. Jadi RN keluar dari kamar dan dilihat oleh saudaraku sehingga dikejar sampai dibawah rumah. RN kabur pakai motor,” singkat ID sedikit shok.

Ironisnya, korban dan pelaku masing-masing mempunyai suami istri berstatus sah. Pelaku diketahui mempunyai dua orang anak sedangkan korban satu orang anak.

Dapat dikatahui pelaku dan korban bertetangga dekat. Bahkan mereka tidak lain adalah keluarga dekatnya.

Jarrakpossulawesi.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close