Uncategorized

Gubernur Sultra Membangun RS. JANTUNG INTERNASIONAL Tapi Pelayanan Dasar Masyarakat di Kesampingkan

Editor: Huta | Grafis: Effendi | GR

Kendari , Jarrakpossulawesi.com – Belum lama ini Rumah sakit khusus Jantung dan pembuluh darah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara sekaligus pertama di Kawasan Timur Indonesia (KTI) sedang dibangun, yang disambung dengan pemancangan batu bata konstruksi oleh Gubernur Sultra Ali Mazi didampingi ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh.

Hal itu bertolak belakang dan sangat ironis sekali di tengah gagasan pembangunan rumah sakit bertarap internasional tapi justru pelayanan dasar terabaikan, sebagai contohnya pelayanan ditingkat kecamatan atau yang sering dikenal dengan Puskesmas, Puskesmas sering dimanfaatkan oleh sebagian besar masyarakat baik di desa bahakan perkotaan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan awal.

Gubernur Ali Mazi Mengatakan pembangunan 17 lantai RS jantung itu menelan dana APBD Sultra senilai Rp800 miliar serta bantuan pinjaman lainnya yang tidak mengikat dalam tiga tahun ke depan.

“Yang pasti hadir RS Jantung dan kapal darah ini diharapkan akan memberi solusi yang terbaik bagi masyarakat Sultra, dan terkhusus untuk pasien yang divonis dokter penyakit jantung, yang tidak lagi jauh dirujuk ke Jakarta dan harus ke luar negeri untuk berobat, cukup tersedia di Kendari untuk berobat, “tuturnya.

Dengan pernyataan Geburnur diatas bertolak belakang dengan gagasan pembangunan rumah sakit bertaraf nasional tapi ditingkat pelayan dasar terabaikan ,sungguh sangat ironis disisi lain Gubernur Ali Mazi membangun RS. Jantung INTERNASIONAL tapi Pelayanan dasar masyarakat di kesampingkan Yaitu Pelayanan Tingkat Kecamatan Yang Sering dikenal Dengan puskesmas Yang mana ada warganya Yang sakit Sampai ditelantarkan Dan tak layak mendapatkan Pelayanan pengobatan didunia Medis didunia manapun seperti cuitan dari masyarakat mengatakan ,
“Mohon Pemerintah Kabupaten Konawe Utara Khususnya dinas kesehatan Konawe Utara untuk review mengklarifikasi kejadian ini ”.

Apakah dalam penanganan pasien puskesmas sudah begini SOP nya?… Pasien di baringkan di lantai bahkan di depan WC ..!! Semua masyarakat sama kedudukannya di depan hukum dan pelayanan kesehatan.. !! Apalagi pasien butuh penanganan khusus karena mengidap diabetes.
Adapun Nama pasien aripin , Alamat Desa Tetewatu, Kec. Wiwirano, Lokasi : Puskesmas Tetewatu ,dirawat sejak tanggal 18 Februari 2020


Sumber Info Kejadian Sultra

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close