News/Berita

Berakhir Sudah Pelaku Pembunuhan Anggota TNI di Baubau Tewas Ditembak Polisi

Bau Bau, Jarraksulawesi.com | Pelarian pelaku pembunuhan anggota TNI Kodim 1413 Buton, Komang Ilyas (35) yang selama ini bersembunyi di dalam hutan, akhirnya terhenti dengan luka tembak di sekujur tubuh.

Akibat hujan peluru tersebut, sang pembunuh, Komang Ilyas, tewas seketika.

Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Candra Tangkari, membenarkan hal itu. Hanya saja, pria dengan dua melati di pundaknya itu enggan berkomentar banyak.

“Iya, nanti

“Pelaku melawan dan berusaha melarikan diri dengan cara  melompat dari Mobil, kemudian pihak kepolisian mencoba melakukan tembakan peringatan namun tidak diindahkan oleh tersangka sehingga pihak kepolisian melakukan tindakan tegas melumpuhkan tersangka hingga meninggal dunia,” ujar Ferry dalam keterangan persnya yang diterima Sultra News, Rabu (20/5/2020).

Mantan Wadir Krimsus Polda Sultra ini juga menerangkan, jenazah pelaku sat ini telah dibawa ke rumah sakit Palagimata, untuk proses selanjutnya.

“Pada pukul 22.30 Wita jenazah tersangka di evakuasi ke rumah sakit Palagimata Kota Baubau, guna dilakukan Visum,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota TNI yang bertugas di Kodim 1413 Buton, tewas akibat luka tusukan senjata tajam oleh pelaku pada Kamis (14/5/2020).

Peristiwa penganiayaan itu terjadi berawal, saat korban berusaha melerai keributan pemuda yang terjadi di Kelurahan Ngkaring-karing, Kecamatan Bungi, Kota Baubau.

Namun pelaku yang telah dalam kondisi mabuk langsung mengambil parang dan menebas korban karena tidak terima ditegur saat itu.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nahas nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia akibat luka parah di sekujur tubuhnya.

Saat ditanya waktu penangkapannya, Zainal Rio belum membalasnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan Komang Ilyas terjadi pada Selasa (19/05/2020) sekira pukul 22.00 Wita.

“Pelaku melawan dan berusaha melarikan diri dengan cara  melompat dari Mobil, kemudian pihak kepolisian mencoba melakukan tembakan peringatan namun tidak diindahkan oleh tersangka sehingga pihak kepolisian melakukan tindakan tegas melumpuhkan tersangka hingga meninggal dunia,” ujar Ferry dalam keterangan persnya pada hari Rabu (20/5/2020).

Mantan Wadir Krimsus Polda Sultra ini juga menerangkan, jenazah pelaku sat ini telah dibawa ke rumah sakit Palagimata, untuk proses selanjutnya.

“Pada pukul 22.30 Wita jenazah tersangka di evakuasi ke rumah sakit Palagimata Kota Baubau, guna dilakukan Visum,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota TNI yang bertugas di Kodim 1413 Buton, tewas akibat luka tusukan senjata tajam oleh pelaku pada Kamis (14/5/2020).

Peristiwa penganiayaan itu terjadi berawal, saat korban berusaha melerai keributan pemuda yang terjadi di Kelurahan Ngkaring-karing, Kecamatan Bungi, Kota Baubau.

Namun pelaku yang telah dalam kondisi mabuk langsung mengambil parang dan menebas korban karena tidak terima ditegur saat itu.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nahas nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia akibat luka parah di sekujur tubuhnya.

Komang diduga tewas akibat sejumlah luka tembak yang tepat menembus dada sebelah kirinya. Selain bagian dada, terdapat luka lain yang juga diduga butiran peluru.

Editor: GR

wartawan: Karno

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close